Siapa yang tidak pernah mendengar kata-kata Bitcoin? Bitcoin merupakan salah satu mata uang baru berupa uang elektonik yang pertama kali ditemukan oleh seseorang dengan nama samaran Satoshi Nakamoto pada 2009 lalu. Kehadirannya yang kian menonjol dikalangan para trade dan investor aktif dari hari ke hari, menjadikan kata-kata ‘Bitcoin’ tidak lagi asing, bahkan ditelinga para orang awam. Pencarian BTC to USD bermunculan dimana-mana, karena banyaknya peminat yang mulai tertarik dengan trade satu ini. bitcoin sebenarnya merupakan salah satu jenis dari transaksi trading mata uang digital/ kripto (cryptocurrency). Kepopulerannya dapat tercipta karena trading crypto bisa dilakukan oleh siapapun tanpa memandang latar belakang pendidikan pengguna yang harus berasal dari bidang keuangan maupun investasi. Karena itulah, trading jenis ini sangatlah unik dalam bidang keuangan, karena para pengguna bisa melakukannya seperti halnnya melakukan trading jenis ;ainnya seperti komoditas, saham, dan forex.

Harga dari trading ini dari waktu ke waktu bisa berfluktuasi berdasarkan dengan sejumlah faktor eksternal yang mempengaruhinya. Mata uang satu ini juga diperdagangkan nonstop, hal ini berarti Anda dapat melakukan trading uang ini kapanpun bahkan pada hari-hari libur. Walaupun bisa diperdagangkan setiap waktu, trading uang satu ini juga memiliki waktu-waktu tertentu yang menjadikan transaksinya smakin ramai daripada hari biasa. Pada hal ini, Rusia, Inggris, dan Amerika merupakan tiga negara besar yang ikut andil dalam trading satu ini. disamping itu, Asia juga memiliki pasar yang bisa menjadi tambah dinamis, hal ini biasanya malah terjadi pada akhir pekan. Jadi, waktu-waktu terjadinya pergerakan besar biasanya terjadi pada malam Minggu. Dimana hal ini juga bisa mersak trading pada pasar yang menggunakan zona waktu Eropa. Terkadang juga terdapat hal unik pada trading satu ini, yaitu terjadinya perbedaan harga antar masing-masing exchange. Contohnya saja, Bitcoin pernah diperdagangkan dengan berbeda-beda hingga mencapai USD 500. Hal ini bisa terjadi karena adamya perbedaan tingkat likuiditas pada antar exchange yang dipicu karena adanya perbedaan lokasi geografis.

Pada trading ini, terdapat dua cara yang sering digunakan oleh kebanyakan orang. Cara yang pertama bisa ditempuh dengan membeli sejumlah mata uang kripto pada beberapa exchange yang tersedia. Setelah melakukan transaksi pemmbelian, otomatis kalian akan memiliki hak milik pada mata uang digital yang telah anda beli. Kemudian beberapa orang mengambil beberapa kesempatan keuntungan dengan menunggu kenaikan harga yang signifikan dan kembali menjual mata uang ini untuk memperoleh profit dengan mempertimbangkan selisih antara buy dan sell. Cara kedua yang bisa dilakukan adalah dengan trading CFD untuk salah satu mata uang dari trading ini, seperti contoh, Bitcoin, Ripple, Litecoin serta Ethereum. Disini, apabila harga mata uang kripto diprekdisikan naik, maka Anda bisa menahan posisi pembelian. Namun, jika harga diprekdisikan akan menurun, maka Anda bisa mengambil short position (posisi penjualan). Dari sini terdapat perbedaan antara keduanya. Dengan membeli mata ung kripto, maka anda dapat menyimpannya pada dompet. Sedangkan dengan melakukan trading CFD, maka posisinya akan tertahan di akun trading pengguna pada sebuah broker yang sudah teregulasi.

Jikalau sudah memiliki Bitcoin dan ingin mengecek harganya, pengguna bisa mencari nya dengan mudah melalui Google atau platform lainnya. Untuk saat ini, 1 BTC to USD bernilai 36.630,40 Dolar Amerika Serikat. Nilai ini bisa berubah setiap waktu tertentu dengan meyesuaikan faktor-faktor internal maupun eksternal yang melingkupinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *